Anak DI Bawah Umur Jadi Korban Pelecehan Seksual Dua Lelaki Hidung Belang

Anak DI Bawah Umur Jadi Korban Pelecehan Seksual Dua Lelaki Hidung Belang

TANGERANG, -warga desa sumur Bandung rt 09 rw 06 kecamatan jayanti dikejutkan dengan kejadian pelecehan seksual oleh dua lelaki hidung belang NA (14), siswi salah satu SMP di Jayanti yang mengaku sudah disetubuhi oleh 2 orang pelaku AR (55) dan MY (28) sebanyak masing- masing 2 kali selama kurang lebih 5 bulan terjadi. Senin(17/08/2020)

Para tersangka dan korban, merupakan saudara pelaku pertama dan pelaku kedua tetangga rumah, 

kronologis NA pergi ke warnet untuk melakukan pekerjaan rumah dari sekolah sehabis NA pulang dari warnet melewati rumah Pelaku pertama MY (28).

Sekali, Dua kali Mencoba membujuk dan memaksa NA untuk masuk kedalam rumah MY namun ada perlawanan dari NA lalu kejadian ketiga kali nya MY menarik tangan NA dan sedikit membentak dan mengancam terjadilah hubungan badan layaknya suami-istri sebanyak dua kali yang dilakukan. 

selang satu Minggu dari kejadian MY melakukan kembali aksinya dan ada pelaku kedua AR (55) yang sama melakukan pencabulan terhadap NA sebanyak dua kali selang seminggu.

NA (14) mengatakan MY (28) adalah orang pertama yang memaksa saya sehabis saya mengerjakan tugas sekolah diwarnet, MY memaksa dan mengancam saya untuk melakukan hubungan badan sebanyak dua kali yang dilakukan MY terhadap saya yang pertama didalam rumah dan disamping pos ronda yang kedua MY memberikan uang saya Rp.50.000 sambil mengancam kesaya jangan kasih tau siapa-siapa kalo sampe tau orang kamu saya liatin (pelaku sambil mengepalkan tangannya terhadap korban) kejadian akhir Desember 2019 .

NA korban menambahkan 'Lalu nama kedua yang menggauli saya AR (55) dia juga sama memaksa saya dan mencengkram kedua tangan saya untuk masuk kedalam rumah dan saya diperkosa  sebanyak dua kali dalam seminggu sehabis lebaran idul adha Juli 2020 dan saya sehabis  AR melakukan hubungan seks dengan saya dikasih uang Rp.50.000 sambil mengancam kesaya jangan kasih tau siapa-siapa kalo sampe tau orang kamu saya liatin (pelaku sambil mengepalkan tangannya terhadap korban).

JL ayah korban dari NA mengatakan, Saya hanya mau keadilan saya sudah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian sektor Cisoka dan Komnas perlindungan perempuan dan anak Indonesia kabupaten Tangerang biar proses hukum yang berlaku dan saya harap pelaku semuanya dijerat dengan seberat-beratnya agar tidak ada korban lagi cukup anak saya yang menjadi korban dari kejinya 2 pelaku ini Selasa kata pihak Penyidik akan dilakukan visum.

(sopiyan)