Bupati Irna: Hadapi Generasi Milenial, Proses KBM Harus Ikuti Perkembangan Zaman

Bupati Irna: Hadapi Generasi Milenial, Proses KBM Harus Ikuti Perkembangan Zaman
Para guru ngaji pontren se Kabupaten Pandeglang saat mengikuti pelatihan di Hotel S Rizki

PANDEGLANG, – Proses belajar mengajar baik di lingkungan sekolah maupun pondok pesantren (Ponpes) harus menyesuaikan dengan perubahan zaman. Demikian disampaikan Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat menghadiri pelatihan Tahsin Al-Qur'an bagi guru ngaji di lingkungan Pondok Pesantren Se-Kabupaten Pandeglang yang digelar di Hotel S'Rizki, Rabu (5/8/2020).

Irna mengatakan, seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi yang secara masif, segala sesuatu bisa berubah dengan begitu cepat termasuk dunia pendidikan,

“Oleh sebab itu dalam menghadapi perubahan zaman yang begitu besar, sistem pendidikan perlu metode baru, sehingga para siswa atau santri bisa mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan zamannya,” kata Irna
 
Peran tenaga pendidik kata Irna menjadi penentu, baik tenaga pendidik di sekolah maupun guru ngaji di lingkungan pondok pesantren, tentunya harus mampu berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi generasi milenial,

“Pelatihan Tahsin Al-Qur'an bagi guru ngaji di lingkungan pondok pesantren diharapkan dapat mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur'an, sehingga lahir para generasi muda yang berkualitas dan memiliki sumber daya yang mempuni," terangnya.

Sementara itu Ketua panitia kegiatan Pelatihan Tahsin Al-Qur'an, Uun Unairoh menjelaskan maksud dan tujuan di gelarnya pelatihan kata Uun, untuk memberikan motivasi dan apresiasi kepada para guru ngaji di lingkungan pondok pesantren agar berperan aktif dalam melahirkan genarasi muda yang kompeten, dan cinta Al-Qur'an.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Pandeglang Kiyai Arsyad Saiman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah daerah yang telah mensupport kegiatan keagamaan di Kabupaten Pandeglang, 

"Tentunya kegiatan pelatihan Tahsin Al- Qur'an ini sangat penting, karena Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat islam dalam menjalankan kehidupan sehari-hari," kata Arsyad seraya menambahkan, pentingnya membaca Al-Qur'an dengan baik sesuai dengan kaidah tajwid, agar makna dari bacaan Al-Qur'an tersebut tidak berubah.

"Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini akan lahir generasi yang islami, “pungkasnya (dhank)