Soal Huntap Diduga Gunakan Pasir Laut, Begini Tanggapan Kades Taman Jaya ?

Soal Huntap Diduga Gunakan Pasir Laut, Begini Tanggapan Kades Taman Jaya ?
Kades Taman Jaya, Toni Tanggapi Soal Huntap Diduga Gunakan Pasir Laut

PANDEGLANG, - Pemberitaan yang beredar di banyak media lokal maupun nasional perihal pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang berlokasi di Kampung Paniis, diduga menyalahi spesifikasi kontruksi lantaran menggunakan matrial pasir laut, mendapat tanggapan sekaligus jawaban dari Kepala Desa Taman Jaya Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Melalui pesan WhatsApp, Minggu (16/8/2020) sekira Pukul 19.31 WIB, membenarkan adanya penggunaan matrial pasir dua jenis yang berbeda. Karena kata Kades, sebagian pasir yang dikirim ke lokasi pembangunan Huntap adalah pasir dari masyarakat setempat.

"Masalahnya begini, pemborong siap pengadaan material yang kualitasnya bagus, akan tetapi tadi itu masyarakat Tamanjaya tidak bisa mencari penghasilan, makanya memohon kepada pemborong untuk memperdayakan masyarakat, dalam hal ini pengadaan pasir. Pada intinya itu hasil dari permohonan masyarakat," tandas Kades Toni

Dikatakan dia, pasir tersebut bukanlah pasir laut melainkan pasir muara yang diambil dari muara Cikaung, Dan pasir tersebut juga memiliki kualitas yang bagus.

"Pasir Cikaung menurut saya kualitasnya bagus," cetusnya

Sementara menyoal kepada pihak pemborong atau pelaksana kontruksi, Toni mengaku, pasir muara yang ada di lokasi proyek bukanlah semata- mata keinginan pemborong, melainkan keinginan masyarakat, agar dengan adanya pembangunan Huntap, masyarakat setempat tidak hanya jadi penonton, tetapi dapat terlibat pemberdayaannya untuk menambah penghasilannya.

"Pada dasarnya, pihak pelaksana tentunya mampu menyediakan matrial pasir berkualitas, tapi disisi lain harus juga menjadi perhatian pemberdayaan masyarakat, untuk itu masyarakat dilibatkan dalam pengadaan matrial pasir tersebut," tandas Toni

Diketahui proyek pembangunan Huntap itu menelan anggaran biaya yang cukup fantastis hingga mencapai Rp.3.436.295.000,- (Tiga Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Enam Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah). (Red)