Tiba di Kota Serang, Walikota Temui 170 Petani Pejalan Kaki Dari Medan

Tiba di Kota Serang, Walikota Temui 170 Petani Pejalan Kaki Dari Medan

KOTA SERANG - Setelah melakukan perjalanan selama 41 hari melakukan perjalanan menuju Istana, 170 Petani dari Medan pejalan kaki berhenti di Kota Serang.

Mengetahui hal tersebut, Wali kota Serang Syafrudin didampingi Kapolsek Cipocok Kompol Agus langsung menemui Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) di kantor PWNU Kota Serang, Selasa (04/08/2020) malam. 

Diketahui kegiatan jalan kaki ini dalam rangka sebagai bentuk protes dimana areal lahan dan tempat tinggal yang telah ditempati sejak 1951 telah digusur paksa oleh korporasi plat merah bernama PTPN II, sehingga pihaknya dari Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) ingin menemui Presiden.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin langsung memberikan bantuan kepada SPSB dan STMB. Ia mengatakan semoga apa yang menjadi tujuan dari Petani dapat terwujud.

"Tadi saya dapat informasi bahwasanya 170 Petani sedang istirahat di Kota Serang, jadi saya langsung tersentuh dan langsung menemui mereka," katanya.

Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) sudah tiba di Kota Serang, Provinsi Banten dan akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta untuk menemui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Mudah-mudahan dengan tujuan ke Jakarta ingin menemui Pak Presiden Joko Widodo menemui solusi, mudah-mudahan berhasil dan sukses. Serta para petani di berikan kesehatan, serta tidak terlantar di dalam perjalanan,” harap Wali kota.

Sementara itu, Kordinator aksi jalan kaki Petani Medan ke Jakarta Aris Wiyono mengucapkan terimakasih atas kunjungan Walikota Serang.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Walikota Serang yang telah menemui kami, ini merupakan bentuk kepedulian Pak Walikota kepada para petani asal Simalingkar dan Mencirim yang dari Medan,” ujarnya.