Warga Desa Citaman Perbaiki Jalan Kabupaten Secara Swadaya

Warga Desa Citaman Perbaiki Jalan Kabupaten Secara Swadaya
Warga Desa Citaman Berbondong- bondong Perbaiki Jalan Kabupaten Secara Swadaya,Jumat (21/8/2020)

PANDEGLANG, - Warga Desa Citaman Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang, berbondong - bondong turun ke jalan bergotong royong memperbaiki Jalan Rabat beton berstatus Kabupaten secara swadaya, Jum’at (21/08/20)

Ditemui di lokasi, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Citaman, Madroni, membenarkan, dirinya bersama warga melaksanakan perbaikan jalan rabat beton sepanjang 300 meter dengan swadaya.

"Jalan ini menghubungkan antara kecamatan Jiput dan Carita, dan kegiatan yang di komandoi kepala desa Citaman dan BPD ini, merupakan inisiatif warga dikarenakan kondisi jalan yang rusak parah, ditambah medan yang menanjak kerap mengakibatkan terjadinya kecelakaan," ujar Madroni seraya mengakui biaya perbaikan jalan tersebut adalah hasil iuran dari warga mulai dari Rp. 10 ribu hingga Rp.100 ribu.

Di lokasi yang sama, Ketua Pemuda Desa Citaman sekaligus Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pandeglang, Roin alias Beno mengapresiasi tindakan masyarakat atas kepedulian dan kekompakannya dalam membangun jalan secara swadaya.

Namun kata dia, kegiatan itu juga bisa menjadi cambuk bagi pemerintah, karena kurangnya perhatian terhadap sarana dan prasarana transportasi masyarakat.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar jalan ini dari Desa Sukamanah hingga Desa Citaman, kiranya segera dibangun, karena masih banyak titik yang rusak, terlebih jika di musim hujan, jalanan jadi licin dan sulit dilalui kendaraan, khususnya kendaraan roda empat,” tukasnya

Sementara, Kepala Desa Citaman Ahmad Ruyani saat dihubungi melalui telepon selulernya Sabtu, (22/08/2020) mengakui adanya kegiatan swadaya perbaiki jalan. Karena kata Kades, warga merasa kerap kesulitan dalam menggunakan akses jalan tersebut.

"Selain berlumpur, jalan dengan lebar kurang lebih dua meter itu nyaris tidak dapat dilalui apa lagi musim hujan, sangat beresiko terjadinya kecelakaan," tegasnya, seraya mengatakan pihaknya tidak bisa menganggarkan perbaikan jalan itu dari Dana Desa, karena jalan tersebut berstatus jalan kabupaten.

Perbaikan jalan yang dilakukan swadaya masyarakat menurut Kades, bersifat sementara sambil menunggu anggaran dari Pemerintah, baik itu anggaran APBN maupun APBD.

"Sambil nunggu anggaran dari pemerintah, warga desa Citaman berinisiatif memperbaiki jalan itu yang dibantu oleh pengusaha material yang kerap melewati jalan tersebut,” pungkas Kades Ahmad (Red)